Pendiri dan Penggerak Muhammadiyah Trans-Nasional

Muktamar Muhammadiyah ke 47 Makassar (1):

Pendiri dan Penggerak Muhammadiyah Trans-Nasional

Oleh Shofwan Karim

Tadi malam 39 tokoh terpilih calon pimpinan pusat Muhammadiyah oleh peserta sidang Tanwir. Nanti setelah Muktamar maka akan dipilih13 orang formatur sekaligus pimpinan pusat yg baru. Pada 5 tahun lalu, ada 17 orang Pimpinan Pusat ditambah dg sekitar 50 orang majelis dan lembaga. Produk Muktamar kali ini agaknya formasi itu akan tetap bertahan.

Peserta Sumbar boleh gembira karena pemilik suara tertinggi pilihan Tanwir diperoleh Bendahara Umum sekarang Dr. H. Anwar Abbas, M.Ag., M.M. putra 50 kota yg terkenal gigih memperjuangkan manajemen keuangan dan aset Muhammadiyah. Bahkan pada siaran media Anwar mengintrodusir gerakan manajemen keuangan 10 Triliyun rupiah.

Ada Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, akademisi dan ulama Muhammadiyah yg juga salah seorang Ketua MUI pusat dan sekarang adalah salah seorang Ketua PP Muhammadiyah yg berasal dari Bukittinggi memperoleh suara ketiga terbanyak.

Sementara kita melangkah ke lain sesi. Hari ini, Minggu 2 Agustus sehari sebelum besok Muktamar dibuka (hari ini Senin, 3/8). Di sebuah hotel pantai Losari berlangsung pertemuan Muhammadiyah internasional.

Muhammadiyah, sebagai dikatakan Ketua Umum Din Syamsuddin kemarin, sudah berdiri sejak lebih 15 tahun lalu Amerika, Asia, Eropa, Australia. Pertemuan kali ini dihadiri utusan perwakilan negara-negara ASEAN Kamboja, Filipina, Jepang, Thailand, Singapura, Malaysia dan Timor Leste. Dari Afrika Utara dan Timur Tengah adalah Maroko, Libiya, Tunisia, Mesir, Palestina, Iran, Mauritius.

Setiap negara melaporkan keadaan umum negaranya. Tentang dinamika Islam di negara itu.Selanjutnya Muhammadiyah, pada Muktamar 45 di Malang mencanangkan “go internasional”.

Maka masing-negara melaporkan pada Muktamar kali ini pekembangannya. Ada yg telah mendirikan Pimpinan Cabang Istimewa. Tetapi ada pula yg mendirikan sister-organisasi Muhammadiyah seperti Malaysia dg Nadia dan Singapura dengan namanya juga Muhammadiyah.

Siapakah pendiri dan penggerak Muhammqdiyah antar negara atau trans-nasional ini?

Pada bebagai negara di Eropa, Amerika, Australia dan Rusia, pendiri dan ativis Muhammadiyah adalah warga diaspora Indonesia. Terutama para mahasiswa yg belajar di berbagai negara itu bersama para diplomat perwakilan Indonesia yg bertugas di berbagai negara tersebut (Bersambung).

Prof. Dr. Maryam Et Ahmad, Guru Besar Relasi Agama dari Moroko menyamoaikan prasarannya pada Muhammadiyah International Meeting, POra Muktamar Muhamamdiyah ke 47, Makassar, 1/8/2015
Prof. Dr. Maryam Et Ahmad, Guru Besar Relasi Agama dari Moroko menyamoaikan prasarannya pada Muhammadiyah International Meeting, POra Muktamar Muhamamdiyah ke 47, Makassar, 1/8/2015 (Foto: SK)

Diterbitkan oleh Home of My Thought, Talk, Writing and Effort

Mengabdi dalam bingkai rahmatan li al-alamin untuk menggapai ridha-Nya.

%d blogger menyukai ini: