Menjaga Tauhid, Renovasi dan Perluasan Al-Haram

Laporan Perjalanan Umrah 2014 Dari teras masjid Bir Ali, memasang niat.       Menjaga Tauhid, Renovasi dan Perluasan Al-Haram 4 Februari 2014 pukul 10.35   Menjaga Tauhid, Renovasi dan Perluasan Al-Haram   http://hariansinggalang.co.id/menjaga-tauhid-renovasi-dan-perluasan-al-haram/ Setelah 12 Tahun ke Mekkah (9):  Shofwan Karim Bin Abdul Karim Husein  — Muhammad Ibnu Abd al-Wahhâb (1115 – 1206 H/1701 – 1793 M ) berkolaborasiLanjutkan membaca “Menjaga Tauhid, Renovasi dan Perluasan Al-Haram”

Terdakwa, Terbela dan Masa Depan GMM

Terdakwa, Terbela dan Masa Depan GMM Oleh Shofwan Karim Seakan terdakwa, tertuduh, sekaligus ada pembelaan terhadap generasi muda Minangkabau (GMM).  Hal itu dilakukan dalam FGD (Focus Group Discusion), Rabu, 23 Maret 2022 lalu. Ditaja atas kerjasama UM Sumbar-FKP (Forum Komunikasi Palanta). Bertempat di Covention Hall Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, Lc., M.Ag, Kampus III UMLanjutkan membaca “Terdakwa, Terbela dan Masa Depan GMM”

Prof Azra, Muazin Bangsa, Keritis dan Sederhana

Azyumardi Azra, Muazin Bangsa yang Kritis dan Sederhana 17 Maret 2022 20:58 WIB Bebas Akses cendekiawan muslim Azyumardi Azra, Muazin Bangsa yang Kritis dan Sederhana Pada 4 Maret lalu, Guru Besar Ilmu Sejarah UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, ini berusia 67 tahun. Sebagai bentuk hormat terhadapnya, para kolega menuliskan testimoni dan mengabadikannya dalam sebuah buku. Oleh DIANLanjutkan membaca “Prof Azra, Muazin Bangsa, Keritis dan Sederhana”

Ibrah dari Qutb dan Natsir

Ibrah dari Sayyid Qutb dan M Natsir Oleh Shofwan Karim Paling tidak ada dua kutub pemikiran Islam tentang  kekuasaan. Pertama, rebut. Kedua, isi. Merebut, kesannya lebih revolusionar. Lebih cepat sampai. Mengisi, seakan lebih berkeadaban. Hanya terkesan evolusioner, bertahap, lamban bahkan merayap. Pendapat pertama, Sayyid Qutb (1906-1966 M ) . Katanya,  Amar ma’ruf nahy mungkar tidakLanjutkan membaca “Ibrah dari Qutb dan Natsir”

Al-Farabi, Ikan Busuk dari Kepala

Al-Farabi, Ikan Busuk dari Kepala Oleh Shofwan Karim Sebuah negara, provinsi, kabupaten atau kota itu bagaikan jasad manusia. Ada jasad  yang anggota tubuhnya   penuh kelebihan dan kebaikan. Jasad atau tubuh  itu memiliki akal, pikiran, jasmani dan ruhani yang cerdas, bijak, sehat dan berbudi tinggi. Ada jasad yang memiliki akal rendah. Kualitas tubuh yang serba kurang.Lanjutkan membaca “Al-Farabi, Ikan Busuk dari Kepala”